Dan yang terjadi di dalam ruang klinik laktasi yang tersekat jadi 2 bagian itu adalah sebagai berikut:
Di depan dokter ada 3 kursi, setelah duduk kita akan ditanyain data diri dan pertanyaan seputar riwayat menyusui (kapan menyusui pertama kali, pernah dikasih sufor ga, ibu pernah ikut breast care/ penyuluhan gizi/ kehamilan ga, ibu makan cukup gizi ga, dsb). Setelah itu, kita boleh curhat apa masalah kita. Kalo gw kan mau relaktasi karena bayi sudah terlanjur minum sufor dan bingung puting. Begitu diskusi singkat selesai, Ibu dipersilakan masuk ruang lain untuk praktek. Ada 3 hal yang dipraktekin disini, yaitu:
- Cara memerah yang benar
Ibu bekerja kan nggak bisa langsung menyusui bayinya dari payudara, jadi ASI harus diperah dulu. Sebenarnya ada 2 metode, yaitu memerah (dengan tangan) dan memompa (dengan breast pump, banyak dijual di baby shop). Di klinik laktasi Carolus, diajari cara merah ASI aja karena katanya ini lebih praktis dan efektif ngeluarin ASI. Emang sih awalnya tangan pegel dan ASI belepotan kemana-mana, tapi kalo udah expert, merah ASI pake tangan reccomended banget!
Cara merah yang benar adalah jempol dan jari telunjuk membentuk huruf U atau C, dimana jempol diletakkan sekitar 1 cm di atas aerola sedangkan jari telunjuk diletakkan di aerola bagian bawah. Selanjutnya kedua jari menekan kearah puting tanpa menggeser posisi… begitu berulang-ulang. Sruuuttt…si ASI ajaib-pun keluar! Untuk menampungnya, bisa pake gelas/ cangkir/ botol susu yang udah di steril. Tempelkan bibir gelas ke bagian bawah aerola biar ASI ga tumpah-tumpah.
O iya, yang dipencet jangan putingnya ya, karena mencet puting ga akan mengeluarkan ASI. Kayak bayi juga kalo nyusu kan bukan Cuma putingnya yang dihisap-hisap.
Emang Subhanallah banget, ASI ini udah manfaatnya selangit, praktis pula!
- Cara massage payudara
Massage payudara dilakukan untuk memperlancar saluran ASI dan menigkatkan produksi ASI, bagus dilakukan 2 kali sehari sebelum mandi ketika parudara dalam keadaan kosong (habis diperah/ di susui sama bayi kita). Caranya adalah, tuangkan minyak (pake baby oil atau minyak esensial yg lembut) di tangan lalu balurkan ke kedua payudara. Dengan pangkal telapak tangan, buat gerakan memutar di kedua payudara selama 30 kali dimulai dari bagian dalam payudara (pas belahannya). Lalu gerakan kedua dilakukan dengan 2 jari yang digerakkan spiral dari pangkal menuju ujung payudara. Jangan lupa, tangan yang satunya harus menopang payudara. Ini juga dilakukan 30 kali. Lalu gerakan yang ketiga adalah gerakan ‘menguleg’. Tangan dikepalkan, lalu tempelkan pangkal telapak tangan kepayudara, buat gerakan memutar sebanyak 30 kali di setiap payudara. Terakhir, kompres payudara dengan washlap yang dicelup air anget dan dingin berganti-ganti sebanyak 7 kali.
Massage payudara ini harus yang ‘berani’ ya, jangan Cuma di elus-elus soalnya saluran ASI-nya ga bisa buka kalo mijetnya Cuma pelan. Pas di klinik aja Asinya sampe muncrat-muncrat waktu dipijet sama susternya. Hihi…. (ini bagian yang bikin gw pede, setelah asi gw di tampung di gelas ternyata asi gw tergolong banyak untuk bayi usia 2 minggu, alhamdulillaah ya allah )
Sekedar info aja (buat persiapan psikologis), massage payudara by suster ini akan sedikit menyakitkan. Hehe….tapi gapapa, yang penting kan ASI lancar dan bayi sehat. Lagian, ngelahirin yang sakitnya setengah mati aja bisa kok, masak Cuma pijat payudara takut 
- Posisi menyusui yang benar
Sebenarnya di buku-buku udah banyak yang menerangkan tentang posisi menyusui ini, tapi selama ini aku menyusui seenak-enaknya aja. abel biasa nyusu sambil nggedebleh (tiduran telentang, pen). Tapi menyusui yang benar adalah seluruh badan bayi menghadap dan menempel di badan ibunya, sebagian aerola masuk ke mulut bayi, bukan Cuma putingnya tok. Kalo putingnya aja yang masuk ke mulut, jadinya lecet dan sakit tuh puting. jadi si dokter dan suster bilang berkali-kali gak ada alsan puting datar untuk tidak menyusui, karena puting bukan sumber asi, tapi hanya saluran. ketika posisi perlekatan benar (80% areola masuk ke mulut bayi) maka dengan sedirinya puting akan keluar kok. jadi puting datar itu bukan ga punya puting, tapi dia mendam di dalam. kalo intens menyusui pasti akan keluar dengan sendirinya.
Selain praktek itu, dapet juga beberapa info berharga:
- Dilarang pemakaian sarung tangan, soalnya sarang kuman, mending kukunya yang sering dipotong.
- penggunaan bantal bayi, dilarang juga, lebih bagus gak pake bantal
- Trik buat ibu yang mau masuk kerja setelah cuti melahirkan. Setiap 2 jam, bayi dikasih mimik dengan satu payudara lalu payudara satunya lagi diperah. nah ini salah satu cara meningkatkan produksi asi loh.
Kata dokter, bayi pasti udah cukup mik 1 payudara. Dan emang cara menyusui yang benar adalah mengosongkan 1 payudara dulu, bukan berganti-ganti dengan 2 payudara. Soalnya komposisi ASI tiap saat kan beda, 5 menit pertama yang keluar itu namanya foremilk lalu yang keluar selanjutnya adalah hindmilk. Foremilk lebih encer sedangkan hindmilk mengandung lemak 4-5 kali lebih banyak dibanding foremilk. Naahhh…hindmilk inilah yang mengenyangkan bayi. Kalo nyusunya pindah-pindah, bayinya akan gampang laper lagi…akhirnya rewel deh… (CATET)
Kenapa harus tiap 2 jam? Karena ASI itu prinsipnya adalah demand and supply, jadi makin sering di-mik ato diperah, akan makin banyak juga produksinya.
- Ngasih ASIP (ASI perah) dilarang keras menggunakan DOT, itu alternatif terakhir banget karena bayi bisa bingung puting (nipple confuse). Jadi, kalo nyusu dari botol itu bayi tinggal nunggu susunya mancur, sedangkan kalo nyusu dari payudara bayi harus berusaha keras (4 kali lebih berat daripada kalo nyusu dari botol). Kalo bayi udah kenal dot, 2-3 kali lalu dikasih payudara, kemungkinan besar sekali bayi ga akan mau, puting ibu dilepeh-lepeh. Kalo udah gitu, puting lecet dan sakit, dan ujung-ujungnya ibu jadi takut nyusuin, kalo udah gitu…produksi ASI bisa berkurang deh. Selain itu, kalo bayi dikasih dot, nanti harus disapih lagi. Repot kan?
Untuk menyiasati ini, bayi dikasih ASIp pake sendok/ gelas (feeder cup, banyak yang jual di baby shop, di Carolus juga ada). ASIP ga boleh langsung dituang ke mulut, tapi sendoknya ditempel aja ke lidah bayi, nanti dia yang akan narik ujung sendok dan ASIPnya tumpah sedikit-sedikit ke mulut, trus ditelan deh pelan-pelan.
- Untuk Penyimpanan ASI di kulkas 1 pintu adalah 2 x 24 jam, di freezernya tahan sampai 2 minggu. Kalo di suhu ruangan tahan sampai 6 jam. Dan kalo di freezer khusus bisa sampe 3 bulan. ASIP beku yang sudah dicairkan ga boleh dibekukan lagi. ASI yang udah diminumkan juga harus habis, ga boleh disimpen lagi sisanya.
Sebelumnya, gw pernah baca kalo ASIP boleh dicampur asalkan masih dalam jangka waktu 24 jam dan suhunya sama, tapi menurut dokter yang di Carolus, batas waktu pencampuran ASIP itu hanya 1 jam. Itu juga harus langsung masuk freezer, ga boleh ditaruh kulkas bawah.
- ASI adalah positive thinking, makan bergizi, dan istirahat cukup! Inilah pesan favoritku. Banyak ibu yang gagal ASIX (ASI eksklusif) karena udah ragu-ragu dan negative thinking kalo ASInya ga akan cukup buat baby ato ASInya sedikit. Kalo kita yakin ASI cukup, maka pabrik ASI akan meningkatkan produksinya sesuai kebutuhan bayi.
Kemaren pas di Carolus, gw seruangan sama ibu-ibu yang mengeluhkan kalo ASInya berkurang (bayinya umur 4 bulan) setelah mulai kerja, jadi akhirnya bayi dikasih sufor. Waktu dia coba praktek perah, ASInya emang kelihatan dikit..Cuma netes-netes gitu. trus dia bilang ke susternya kalo ASInya udah habis, kata susternya: “Payudara itu ga pernah kosong, Bu, selalu berproduksi. Nih lihat…” susternya sambil mencet payudara si Ibu itu dan cuuurrrrr….. keluar banyak banget! Tuuuh…kan…. pelajaran banget buat gw!
Selain oleh-oleh info yang sangat berharga itu, abel juga bawa pulang botol penyimpan ASIP dan cup feeder yang dibeli di apotek carolus. Botol ASIPnya terbuat dari kaca dengan tutup logam, bentuknya mirip botol selai. Harganya 31rb/10 biji. Emang agak mahal dibanding botol ASIP yang biasa dipake Ibu-Ibu di milis-milis, yaitu botol rekondisi UC1000 yang harganya sekitar 1900-an di online shop, tapi yang ini lebih oke karena bisa langsung dipake merah ASI (kalo botol UC1000 kan lubangnya kecil jadi Cuma bisa buat simpen aja). Inspirations from : devimswordpress
Nah sepulang dari sana nyokap dan suami sepertinya udah terbuka fikirannya, gw pun lebih tenang dan jauh jauuuh lebih pede ketimbang sebelumnya, bahwa semua katakutan gw akhirnya terjawab. kuncinya yakin, konsisten dan selalu happy :). dari sana pun gw dapet resep obat pelancar asi dari si dokter, alhamdulillah cocok, ini dia saran2 dokter untuk gw yang mau relaktasi :
1. dokter menyarankan gw untuk konsisten untuk tidak menggunakan dot (lagi), walaupun masih minum susu formula tapi medianya di ganti pake cupfeeder atau sendok, kalau gw konsisten kurleb seminggu si bayi pasti sudah bisa menyusu.
2. asi pemberian sufor harus di kurangi perlahan diganti dengan asi perahan. misal waktu 2week abel minum susu sebanyak 60cc dari botol, jadi dibatasi atau dikurangi sebanyak asip yg gw perah, misal kalau dapet perahan asi 40cc, 20cc nya sufor. begitu terus hingga akhirnya suforny dihentikan. dan pemberiannya harus ASI dulu disendokin, setelah itu baru sufor menyusul.
3. Rajin perah dan menyusui di malam hari, kalau mau nyetok asi, memang lebih baik pumping di malam hari, karena produksi asi lagi tinggi2nya.
4. banyak istirahat dan makan makanan bergizi yang berkuah, air putih min 10 gelas perhari (khusus busui) bisa di ganti dengan cairan lain, seperti jus.
5. rajin massage payudara, tiap sebelum mandi sore dan mandi pagi.
6. Percaya diri dan always be happy :)
Alhamdulillah setelah gw melakukan apa yang disarankan dokter laktasi itu, selama seminggu, akhirnya abel bisa menyusui langsung dari payudara gw, tentunya hal itu gak lepas dari dukungan dan kekompakan antara suami dan keluarga dan ternyata benar, pompa asi paling mujarab ya mulut bayi, ketika abel udah bisa nyusu langsung, produksi asi gw bertambah bahkan bisa sampe nyetok asip untuk persiapan di tinggal kerja nanti. betapa bahagianya gw saat itu, semua kegalauan yang bikin stress akhirnya sirna sudah,, dan pada akhirnya sebelum masuk kerja, gw berhasil mengumpulkan asip 45 botol @60-100cc dan 16 kantong asip @150cc. walaupun abel bukan lulusan asi ekslusif tapi gw sudah berjuang sekuat kemampuan gw untuk meberikan hak abel yaitu ASI.
Semoga pengalaman gw bisa bermanfaat dan memotifasi untuk teman2 yang lain :) kalau gw bisa, kenapa kalian nggak, ya kaaan :* (motto gw banget ini)