Tampilkan postingan dengan label All About Abel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label All About Abel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2017

Abel is turning 4!

Alhamdulillah, 5 november 2016 kemarin Abel genap berusia 4 tahun. Rasanya baru kemarin saya belajar jalan pasca operasi caesar dari kamar rawat inap ke ruang bayi untuk lihat si bayi berambut tebal itu. Sekarang dia udah bukan bayik lagi, udah bocah kecil yang kerjanya main sepeda seharian, minum air dingin yang di kokop langsung dari botol ngga pake gelas, yang setiap pertanyan selalu ada kata "kenapa?" yang udah bisa milih kalau beli "hotwheels" maunya yang di pondok indah, nggak mau di indomaret .. time flies (:

Satu atau dua bulan sebelum ulang tahun Abel, papanya sih kepengen ulang tahun anaknya di rayain di resto cepat saji dekat rumah, biar ngga repot dan bikin rumah berantakan. Ya bener juga sih, tinggal angkut badan doang, selesai acara ya tinggal pulang, Tapiiii pas saya list teman-teman Abel, anak tetangga, plus sodara-sodara yang punya anak kecil, kok ya banyak banget ya. Trus nyoba hitung-hitung eh lhaa kok ya bangkrut ini kita hahaha. 

Selasa, 01 November 2016

Abel's First day at school

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu datang juga, Hari pertama Abel masuk sekolah. Di tata tertib nya sih tertulis ngga boleh di tungguin, tapi karena masih masa orientasi selama seminggu jadi boleh di temani dulu. Kelompok Belajar di KB/RA Al Ihsan Akbar di bagi menjadi 2 kelas. KB Merpati 1 dan KB Merpati 2. Abel masuk ke KB Merpati 2. Lama kegiatan disekolahnya 2,5 jam seminggu 3 kali hari senin, rabu dan jumat untuk merpati 1, dan selasa, kamis, jum'at untuk merpati 2.

Jumat, 28 Oktober 2016

Jalan-jalan ke Rimba Baca




Beberapa hari lalu, teman sekolah saya yang tinggal di Solo datang ke Jakarta. Tiap ke Jakarta memang kami selalu menyempatkan untuk jalan-jalan membawa anak-anak. Ya minimal ketemuan walaupun cuma di rumah aja yang penting bisa ngerumpi lah yaa. Kala itu kita memutuskan untuk berkunjung ke Rimba Baca di Cilandak. Ya tujuan ketemuan sebenarnya kan emang buat ngobrol yaa.. jadi kita cari tempat yg nyaman buat anak-anak biar emak-emaknya bebas ngobrol dan terlebih lagi saat itu sedang musim hujan.

Selasa, 04 Oktober 2016

Hunting Sekolah untuk Abel (Part 2)

Haiii, Assalamualaikum semua.

Maaf lama banget nggak update, sekarang ada rutinitas baru, jadi ibu-ibu yang antar-jemput anak sekolah. upss, nggak mau keterusan cerita ahh hehe. Kali ini mau nyeritain perihal pencarian sekolah untuk Abel dulu yaah, yuk cuss..

Jumat, 15 Juli 2016

Hunting Sekolah Untuk Abel (Part 1)


Assalamualaikum,

Setiap orang tua punya berbagai macam alasan untuk memasukkan anaknya ke sekolah di usianya yang masih sangat muda. Berbeda dengan kami, saya dan suami bersepakat untuk tidak memasukkan Abel ke sekolah sebelum usianya 3 tahun. Kami pikir dibawah pengasuhan ibu saya dibantu dengan ART saat itu sudah lebih dari cukup. Ditambah dengan di lingkungan tempat kami tinggal banyak anak tetangga yang umurnya tidak jauh dengan Abel. Dengan bermain bersama anak tetangga 2 jam setiap hari saja sudah cukup untuk merangsang dan menstimulasi Abel untuk bersosialisasi. 

Sabtu, 16 April 2016

Manfaat Bersepeda Bagi Balita



Bermain merupakan hal yang paling disukai anak-anak. Karena bermain adalah kebutuhan dasar manusia baik dewasa maupun anak-anak. Melalui bermain, anak-anak akan belajar banyak hal serta perkembangan fisik, motorik, sosial dan emosi nya akan berkembang secara utuh. Bermain sepanjang hari sangat di sukai oleh anak usia prasekolah atau yang belum sekolah seperti anak saya, dan memang pada umumnya se usia Abel (3y5m) sebagian besar mempergunakan waktu mereka untuk bermain, bermain dan bermain.

Minggu, 28 Februari 2016

Gambar Kejutan dari Abel 3y3m


 Assalamualaikum,

Sepekan belakangan ini, abel sudah mulai asik dengan kegiatan menggambar dan menulisnya di media buku yang biasanya dia lakukan di dinding, karena dinding kamar saya sudah penuh dan belum sempat repainted saya coba mengalihkan dengan media lain, mungkin karena sering melihat adik-adik saya belajar dengan alat tulis yang lengkap, Abel pun juga punya buku agenda sendiri, pulpen, pensil warna, penggaris dan kalkulator sendiri hahaha. Abel senang sekali meminta saya untuk membuatkan gambar-gambar huruf hijaiyah, hingga ia hapal kalau saya buat huruf jim tanpa titik, dia langsung sigap mengoreksi "ada titik nya mah di sini, kalo ngga ada titiknya namanya Ha" hehe. Selain hijaiyah Abel juga senang minta di gambarkan benda-benda di lingkungan sekitar dan seperti alat trasportasi, ayunan, prosotan, gedung, dll, dan yang paling sering adalah gambar manusia lengkap dengan anggota tubuh beserta kerudung dan peci nya. 



 

Ketika sudah asik dengan buku nya saya saya berharap abel bisa mengembangkan imajinasinya sendiri, kalau saya tanya "Abel gambar apa?" dia seperti salah tingkah dan malu kalau saya lihat gambar nya. Tak jarang gambar yang sudah dia buat malah di coret-coret kalau saya dampingi. Mungkin dia takut kalau gambarnya di kritik atau dikoreksi kali ya. Ya sudah semenjak itu saya lepas dia menulis sendiri ya hitung hitung saya bisa selonjoran sedikit lah ya, karena kalau mamanya pulang kerja langsung deh nempel kayak magnet, apa-apa maunya sama mama, jadi manja banget, cari perhatian dan malah suka minta gendong. Seneng banget emak nya pulang :D.




Suatu malam dia minta saya gambarin muka "tante chubby" hihi dia adalah teman adik saya yang sering main kerumah, setelah saya gambarin si tante chubby itu ya saya tinggal, dan abel kembali asik dengan buku nya. Saya perhatikan kok abel serius banget nulisnya, cara memegang pensilnya juga sudah mulai benar walaupun masih suka salah, saya tengok bukunya dan what a surprised! Abel bisa menggambar orang dengan posisi mata dan mulut yang tepat letaknya dengan usahanya menggambar tubuh dengan tangan dan kakinya, oh my. Ber kali-kali saya tanya "ini abel yang bikin?" dan sontak saya inspeksi halaman per halaman di buku yang sering abel tulis , ternyata dia sering menggambar wajah orang :)) (saya baru tau). Walaupun bentuknya masih menyon menyon tapi saya terharu sekali gambarnya seperti menyiratkan ekspresi wajah, ada yang manyun ada yang bibirnya senyum (mudah-mudahan yang manyun bukan gambar muka mama lagi marah ya bel), pantas selama ini dia asik banget menulis dan nggak mau di ganggu. Dulu waktu saya TK menggambar orang itu hanya bisa dengan lingkaran untuk kepala, satu tungkai untuk baadan, dan 4 tungkai garis untuk tangan dan kaki (saya kurang kreatif memang). Saya baru ajarkan dia untuk membuat angka 1 dan 0 saja, huruf I dan O,  selebihnya saya belum ajarkan apa-apa, biar dia eksplorasi sendiri untuk melatih motorik halusnya. 






Lalu selain gambar wajah, saya juga menemukan gambar balon dengan talinya dan gambar bulat-bulat banyak, saya pikir itu batu, nggak taunya itu hujan kata abel (maksudnya rintik-rintik hujan) ahh imajinasinya tinggi sekali, dia bisa membayangkan kalau rintik hujan itu bentuknya butiran-butiran air *makin terharu*. Lalu saya juga menemukan ditembok gambar huruf Hijaiyah, di antaranya huruf Wau, Nun dan Ba. Dia memang sudah hafal semua huruf Hijaiyah tapi nggak nyangka aja kalau bisa menulis beberapa hurufnya. Abel sudah tertarik dengan buku dan menulis dari usia 1,5 tahun, semenjak saya belikan seri cerita anak muslim dari Mizan itu, dia antusias kalo lihat-lihat gambar di dalamnya, tapi kalau urusan menulis dan menggambar ya belum saya arahkan khusus memang, masuk sekolah juga belum, saya pikir ya nanti ada waktunya lah belajar ini itu. Biarin puas-puasin nyoretin tembok kamar sampe ke tembok kamar mandi hahaha. Kalau main kerumah eyang atau neneknya pun ngga ketinggalan temboknya jadi kanvas nya Abel.




Mama sama papanya makin semangat buat pulang cepet untuk nemenin abel belajar gambar dan kegiatan lain. Mama tunggu kejutan kejutan lain dari Abel ;) .Sehat terus ya anak soleh.

Thanks for reading,

Regards,

Errika 


Rabu, 24 Februari 2016

Ketika Abel mimpi buruk


Assalamualaikum

Moms, pernah nggak si kecil kebangun tengah malam, trus nangis histeris, dan nggak mau bobok lagi? Kalau iya, mungkin bisa saja dia bermimpi buruk, kalau yang belum bisa bicara mungkin sulit di deteksi apa penyebabnya, selain mimpi, bisa karena, mengompol, kaget oleh suara tertentu atau di gigit serangga. Kok bisa ya anak kecil mimpi buruk? banyak praktisi berkata kalau sebetulnya balita yang mengalami mimpi buruk rentang usianya 5-8 tahun, namun tidak menutup kemungkinan usia dibawah itu mengalami mimpi buruk. 

Ma ada tengkorak di balik kasur!  

Saya lupa persisnya tanggal berapa, malam itu Abel tidur seperti biasa pukul 11 malam, sebelum tidur memang aktifitas Abel luar biasa aktifnya, menggambar, minta baca buku, main mobilan, becanda dengan papanya, sampai main skuter dan sepeda dalam rumah. Tak luput juga lari larian sampai bajunya lepek karena keringat. Dini hari pukul 02.30 Abel terbangun sambil menangis histeris, dia membangunkan saya lalu minta gendong. Saya ikut panik, saya tanya,

Saya "Abel, kenapa? di gigit semut?"
Abel "Takuuut"
Saya "Takut, sama apa" 
Abel " Takut sama tengkorak"

Abel menangis meraung-raung kira-kira 15 menit, rupanya dia mimpi buruk, saya coba tenangkan dulu baru saya ajak bicara lagi. Sambil saya ingat-ingat sebelum tidur dia nonton apa, main apa dan baca apa. Dan ternyata saya baru ingat kalau sore tadi abel buka-buka buku ensklopedi anak tentang tubuh kita, dan ada gambar tulang dan tengkorak. Tapi Abel justru sangat antusias dengan tema ini, berkali kali dia minta ceritain tengkorak itu apa, saya jelaskan se sederhana mungkin aja dan mudah-mudah an dia paham. "Abel, tengkorak itu isi nya tulang tulang yang banyak, kalo nggga ada tulang badan abel ngga bisa berdiri, ngga bisa jalan, ngga bisa main sepeda. tulang itu adanya di dalam badan abel nih yang keras-keras, warnanya putih. Mama punya tengkorak, Abel punya tengkorak, papa punya semua orang punya tengkorak" sambil saya raba-raba kaki dan tangannya menunjukan ini tulang. Nggak ada anda-tanda dia takut. Setelah Abel tenang besok paginya saya coba tanya kan lagi.


Saya "Abel takut sama tengkorak?"
Abel "iya, ada tengkorak"
Saya "dimana?"
Abel " itu di balik kasur"
Saya coba balikkan kasur yang paling pojok sesuai lokasi yang abel tunjuk, 
Saya " tuh ngga ada kan, abel cuma mimpi namanya, nggak apa apa. mimpi itu bunga tidur"
Abel " ini bunga nih" nunjuk daster saya yang motifnya kembang-kembang *tepok jidat*
Saya " Bukan bunga yang ini, maksudnya mimpi itu cuma ada pas abel bobok aja, kalo abel bangun mimpinya ilang, ngga perlu takut ya, kan tengkorak engga serem, abel pemberani kan. kalau mau bobok abel baca doa dulu makanya, Abel baca doa bobok dulu ngga semalem?"
Abel "baca"
Saya "coba gimana"
Abel " Allohuma ini ujubika kubusi kobawis" (masih belepotan)
Saya " zzzzz, itu doa mau masuk kamar mandi bel --.--"

Habis itu saya nggak tanya tanya lagi tentang tengkorak itu. Beberapa hari kemudian saya pikir dia sudah lupa sama mimpi buruk malam itu, ternyata nggak, dia malah ngadu sama nenek kakek, tante-tantenya kalau ada tengkorak di kasur. Mereka pikir Abel lihat makhluk halus hahaha. Saya bilang ke orang rumah jangan tanya-tanya lagi soal tengkorak ke Abel, nanti dia jadi takut beneran.

Apa sih penyebab balita mimpi buruk? 
Faktor-faktor yang menyebabkan mimpi biasanya aktifikas-aktifitas yang dilakukan sebelum tidur, kegitan di siang hari. mendengar cerita seram, menonton film atau adegan tertentu, di takut-takuti oleh suatu hal atau bisa juga perasaan cemas karena ditinggal orang tua, perasaan takut akan hal-hal tertentu dan lain sebagainya.

Tips menenangkan si kecil setelah mimpi buruk
1. Segera peluk, dan redakan tangisannya
2. Orang tua jangan ikut panik, karena kepanikan orang tua justru akan menambah rasa takut si kecil
3. Setelah mulai tenang, beri minum dan minta untuk tarik nafas dalam perlahan.
3. Beri pengertian sesederhana mungkin, kalau itu hanyalah mimpi dan tidak nyata.
4. Ketika sudah tenang, tanyakan apa yang dia lihat dalam mimpi, jangan memaksa sikecil bercerita ya, kalau dia masih nggak mau cerita ya nggak apa apa. Karena dengan bercerita akan mengurangi perasaan takut dan tertekan. Kalau dia mau bercerita tadi mimpi apa jangan lupa kasih pujian, agar perasaannya senang kembali.
5. Kalau saya sih, saya pastikan di bawah kasur (di tempat yang dia tunjuk dalam mimpi) tidak ada apa-apa. Cuma untuk make sure aja, karena Abel kalau belom liat belom percaya'an hehe.
6. Jangan tanya-tanya lagi tentang mimpi buruk yang di alami si kecil. Justru malah akan  menambah imaginasi negatif yang membuat si kecil menjadi penakut.


Tips agar si kecil tidak mimpi buruk
1. Sebelum tidur biasakan untuk mengganti pakaian, bersih bersih atau diseka dengan air hangat agar lebih segar karena aktifitas nya mengeluarkan keringat yang bisa membuat tidak nyaman saat tidur.
2. Ceritakan kisah-kisah yang baik dan menyenangkan dengan karakter yang bentuknya tidak menakutkan.
3. Nyanyikan lagu pengantar tidur yang dia sukai.
4. Suasana kamar tidur yang nyaman juga salah satu faktor yang penting untuk membuat si kecil tidur lelap, alas tidur yang lembut, dan lampu kamar di biarkan menyala.
5. Usapkan lotion di telapak kaki atau aroma terapi yang membuat relax dan nyaman
6. Terakhir jangan lupa untuk berdoa yah. 


Thanks for reading,, xoxo

Regards,

Errika



Note : all credit picture taken from google

Senin, 22 Februari 2016

Mengajak Abel naik Commuter Line (KRL) ke Stasiun Kota

Assalamualaikum,

Hari sabtu kemarin, seperti biasa kalau weekend kita bangun (agak) lebih siang, bangun tidur masih malas-malasan di kamar sambil liat liputan di TV tentang si kereta cepat di jepang Shinkansen, udah aja deh abis itu Abel minta naik kereta, mumpung saya masih edisi cuti dan papanya libur, nggak pake lama, pk 13.00 siang kita langsung cuss ke stasiun Tanjung Barat (stasiun terdekat), kita parkir kendaraan disana dan jalan-jalan naik Commuter Line (KRL). Sebetulnya ini bukan pertama kali Abel naik kereta, bulan puasa 2015 kita (saya dan Abel) naik CL ke Bogor nganter si mbak pulang kampung, jalan-jalan di Taman Topi dan makan siang di Taman Topi Square abis itu pulang lagi ke Jakarta. Karena sudah pernah naik CL ke Bogor, jadi jalan-jalan kali ini kita stasiun paling ujung satunya lagi yaitu Stasiun Jakarta Kota. 
Kita sampai di stasiun Tanjung Barat kira-kira pukul 13.30 an lah ya, nah untuk masuk ke parkiran kita harus menggunakan kartu elektronik seperti Flazz dari BCA, Brizzi dari BRI, e-Money dari Mandiri dan TopCash dari BNI. Praktis banget, nggak pake antri cukup tempelin aja di mesin. Oiya kalau di kartu tsb masih ada saldo bisa juga di pakai untuk tiket CL, jadi nggak perlu beli THB (Tiket Harian Berjaminan), berhubung saldo flazz nya ngga cukup untuk bertiga, akhirnya kita beli yang THB, dengan jaminan Rp 10.000 (pp) tiap kartu, tiket Tanjung Barat- Kota Rp. 2000, total bertiga Rp. 36.000. 

Parkiran Stasiun Tanjung Barat. Credit pict


Flazz BCA , credit pict 

Tiket Harian Berlangganan (THB). Credit Pict

Abis beli tiket sebenrnya kereta ke Kota nggak lama datang, Abel udah semangaaaat bukan main buat naik, tapi kereta yang baru datang saat itu penuh banget, akhirnya kita mutusin untuk naik kereta selanjutnya. Nah salahnya kita nggak nanya atau lihat dulu jadwal kereta ke Kota jam berapa aja, nggak taunya baru datang lagi 1 jam kemudian dooong. Abel udah ngantuk dan malah minta pulang aja, karena kelamaan. Jalan-jalan naik mobil aja katanya, ada AC nya. Btw prediksi kita saat itu bakalan hujan, ternyata eh ternyata panas terik hihi Abel kegerahan dan gak bisa bergerak bebas namanya di stasiun kan takut-takut dia nyelonong aja ada kereta. Saking lamanya nunggu, akhirnya Abel teler juga. Selama perjalanan dari Tanjung Barat ke Kota si Abel pules, keretanya juga penuh sih. Namanya juga weekend ya, rame nya sama kayak jam pulang kantor, beda nya ya banyak anak-anak dan bayi didalamnya. 
Sampai di Stasiun Kota udah mulai sore, untungnya Abel udah bangun, sampe sana yang pertama kita cari adalah tempat makan (Soalnya kita belum makan siang), masih di dalam stasiun, kebetulan resto disana cukup lengkap, ada A&W, KFC, CFC, Jco, Starbucks, Roti Boy, Breadlife , Indomaret. Sebenernya kepengen sih jalan-jalan ke luar stasiun, kayak ke pasar Asemka cari mainan, kan enak tuh cuma nyebrang doang. Tapi karena udah kesorean, kita mutusin untuk pulang lagi aja ke Jakarta. Oiya sekarang sistem per ticketan KRL udah makin canggih ya, saya baru tahu kalau ada Vending Machine di stasiun Kota, sudah banyak sekali mesinnya dan saya lihat beberapa orang sudah mahir menggunakan mesin ini. Jadi kita sudah tidak perlu lagi mengantri di loket konvensional, baik mau beli tiket baru, mau isi ulang seperti kita atau mau refund uang jaminan, bisa langsung dari mesin ini. Jangan takut, di samping mesinnya ada beberapa operator yang siap buat memandu penumpang yang masih belum fasih  menggunakan mesin ini. Berikut panduan sederhana menggunakan Vending Machine KRL.
1. Masukan kartu terlebih dahulu (bagi yang mau isi ulang atau refund ya)
2. Tap tulisan sales pada layar sentuh untuk memulai transaksi
3. Pilih dan tap menu tujuan
4. Pilih pembelian baru (sales) atau isi ulang (resales) atau refund
4. Kalau hendak membeli THB, pilih pembelian baru (sales) -> ( saya pilih isi ulang)
5. Setelah itu pilih tujuan -> ( nanti akan mncul peta jalur KRL jabodetabek, jgn sampai salah pencet ya)
6. Masukkan sejumlah uang tergantung tujuan ( nanti di layar ada nominal yang mesti kita bayar) Mesin bisa menerima dan mengeluarkan uang kertas maksimal Rp20.000 dan minimal Rp 500.
7. Setelah itu tiket keluar di kotak tiket dan jika ada kembalian akan keluar di kotak uang kembaliannya.
Selesai beli tiket, kita menunggu di peron menuju jakarta, lagi-lagi harus nunggu, Abel udah nggak sabar banget mau naik, maklum pas berangkat kan tadi doi tidur, jadi nggak ngerasain naik kereta. Sempat ada tragedi salah naik kereta segala, hampir aja kita di bawa ke Bekasi hahaha. Selama perjalanan pulang Abel nikmatin banget pemandangan di luar kereta, tapi kita sempat turun dulu di stasiun Manggarai gara-gara Abel kebelet pipis. 

Berikut sedikit tips dari saya ketika mengajak anak balita naik KRL. 
1. Atur dulu waktu perjalanan kita, usahakan perjalanan di pagi hari ya (weekend) karena KRL di hari weekend tidak se padat siang dan sore hari. Nah atur juga dengan jadwal tidur siang dan lunch si kecil, karena kalau si kecil sudah ngantuk dan lapar wah repot deh, mood nya rusak jadi nggak enjoy jalan-jalannya.
2. Pastikan dulu jadwal keberangkatan keretanya, katanya sih sekarang sudah bisa di download loh. jadi nggak ke buru-buru apa lagi pake acara kelamaan nunggu seperti kita kemarin si kecil bisa bosan.
3. Pakai pakaian yang nyaman di pakai, dan menyerap keringat (si kecil) . Walaupun di dalam kereta ber AC.
4. Agar lebih nyaman, kalau pergi berdua aja lebih bagus duduk di gerbong khusus perempuan, berhubung kami bertiga dengan papanya, jadi duduk di gerbong biasa, tapi tenang, untuk yang mambawa balita, ibu hamil, lansia dan difable dapat kursi prioritas. 
5. Kalau bawa barang bawaan agak banyak, letakan barang bawaan kita di atas tempat duduk, jangan lupa pisahkan tas yang berisi kebutuhan si kecil, seperti air minum susu, tisu basah dan snack nya.
6. Selalu sedia snack dan minuman untuk si kecil, walaupun di kereta ada tulisan dilarang makan dan minum di dalam gerbong, tapi kalau untuk anak-anak sih dapat dimaklumi lah ya. 
7. Hadapkan posisi duduk si kecil ke jendela, banyak bercerita dan menerangkan sepanjang perjalanan untuk mencegah si kecil bosan.
8. Tanyakan pada si kecil apakah ingin buang air atau tidak sebelum berangkat, agar di kereta nggak perlu turun dulu di stasiun lain cari toilet hehe. 

Sekian dulu ya pengalaman dan beberapa tips mengajak si kecil naik KRL dari kita, thanks for reading ;)

Regards,

Errika



















Rabu, 03 Februari 2016

Rencana Kegiatan Mingguan usia 3 - 4 tahun


Sebagai ibu bekerja tentunya saya tidak ingin melewatkan waktu bermain dengan anak saya dirumah, begitu juga dengan perkembangan motoriknya. Ketika usianya 2 tahun, saya sering membuatkannya mainan sensory play and activities , DIY dan recipe ideas nya bertebaran di pinterest. Tapi sekarang sudah 3 tahun, 90 % aktivitas nya ada di luar rumah, bermain sepeda bersama teman-temannya, panjat pohon jambu di depan rumah, keliling komplek sore-sore. Worksheet menempel dan mewarnai yang saya print dikantor hanya 10 menit paling lama dia pegang, sisanya permainan fisik dan imaginasi yang dia suka, misal main jual-beli kue, saya jadi pembeli Abel jadi penjual kue nya. Pura-pura sedang mengisi bensin, main guru-guru'an, main dokter-dokteran, Abel pura-pura jatuh ke jurang, trus mama nya yang nyelametin (ide ini entah dia kepikiran dari mana) pokoknya full of imaginations. Setiap saya pulang kantor dia sendiri yang menentukan kita akan main apa, saya berperan sebagai apa dan cara mainnya bagaimana, tentunya sesuai dengan imaginasi Abel, yang terkadang saya sendiri tidak tau peran apa yang saya mainkan.  " mama tiduran, trus nangis" " nangis nya gini, tangannya ke muka gini ni"  "ibu erika kenapa, ketembak ya kakinya?" "oh ini harus disuntik" dan tiba-tiba saja pulpen pilot berujung lancip sukses menghujam betis saya.. subhanallah sakitnya luar bisa. Ini sih nangis betulan mamanya huhuhu. Ya kira-kira seperti itulah pola bermain kami sehari-hari. 

Sebetulnya tidak ada yang salah dari cara quality time kami, tapi alangkah baiknya di sela-sela bermain fisik dan motorik itu saya selipkan beberapa kegiatan yang mengandung unsur moral & keagamaan, seni, kelancaran berbahasa, unsur kognitif, hafalan doa-doa, dan lain-lain. Tentunya  saya ingin kegiatan yang mengandung unsur-unsur tersebut sesuai berdasarkan kurikulum PAUD dari diknas dengan standar tingkat pencapaian perkembangan kelompok usia 3 - 4 tahun. Setelah saya browsing akhirnya saya menemukan sebuah situs yang sangat inspiratif  "Rumah Bunda" dimana isinya tentang sharing beliau yang menjalankan Home Education alias Homeschooling namun berpedoman pada kurikulum resmi dari diknas. Ya hitung-hitung persiapan Abel untuk masuk sekolah tahun ini. Kadang terbesit di benak saya, kalau usia 3 tahun itu sebetulnya anak-anak sudah bisa apa sih? atau sudah bisa di ajarkan apa saja sih dirumah untuk usia 3-4 tahun, nah di Rencana kegiatan mingguan ini menurut saya cukup menjadi tolak ukur untuk perkembangan anak saya. Walaupun perkembangan setiap anak itu berbeda beda ya, jadi jangan di jadikan patokan yang mutlak juga, karena nanti malah bikin stress " duh kok anakku belom bisa ini" hehe, tidak ya. Saya mengacu pada RKM ini untuk persiapan kematangan Abel bersekolah nanti, supaya nggak kaget. Di Rencana Kegiatan Mingguan ini di bagi menjadi 2 sesi yaitu, Lingkunganku dan Diri Sendiri. Sebetulnya kalau merujuk dari sumber aslinya setiap sesi di targetkan 3 pekan, namun saya tidak menargetkan berapa lama. Karena rentang umurnya 3-4 tahun jadi saya tidak ingin Abel merasa terbebani dengan materi yang saya berikan, saya biarkan dia berkembang dan tumbuh  dengan caranya sendiri namun tetap saya arahkan melalui kegiatan dan materi-materi berikut ini. 






Nah materi-materi di atas saya print dan saya tempel di rumah serta di kantor, jadi sebagai pengingat atau checklist saya apa saja yang abel sudah bisa dan belum bisa, jadi saya bisa melakukan penekanan di kegiatan itu. Lalu kegiatan apa yang nanti bisa saya selipkan di sela-sela bermain selepas pulang kantor. Untuk materi atau kegiatan yang sudah bisa Abel lakukan, tetap harus saya ulang-ulang lagi, misalnya doa-doa sehari-hari , kadang masih suka terbalik-balik, mana doa makan , mana doa tidur. Oiya Untuk Kosakata Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, saya skip dulu saja. Saya fokuskan ke doa sehari-hari dan surat-surat pendek dulu. Rencana kegiatan ini saya buat se-fleksibel mungkin, jadi saya tidak menekankan mana saja yang ajarkan terlebih dahulu, tapi tergantung situasi saja. Kadang saya sendiri suka bingung mau bermain apa hari ini, karena Abel lebih sering main diluar, pas musim hujan gini kegiatannya ya gitu-gitu aja, membaca buku, mewarnai, main mobilan, main sepeda dalam rumah, nyanyi-nyanyi trus dia bosan, nah dengan adanya rencana kegiatan ini saya jadi ada ide  kegiatan bermain sehari-hari, rencana kegiatan ini juga tersedia dalam bentuk file PDF, bisa di unduh secara gratis. Semoga bermanfaat ya.

File download : Rencana Kegiatan Mingguan Anak Usia 3-4 tahun


Regards

Errika



Selasa, 29 Desember 2015

Abel "Weaning With Love (WWL)" Story

Hallo.. kali ini mau posting cerita yang usianya nyaris setahun, karena proses ini kira-kira bulan Januari 2015 hahaa, tapi gak apa-apa lah ya kalo diceritain sekarang mumpung belom ganti tahun :p

Apasih WWL itu? mungkin masih banyak yang tabu dengan istilah ini, tapi kalo ibu-ibu gaul sih udah gak heran ya. WWL atau Weaning With Love artinya menyapih dengan cinta. Menyapih dengan sukarea dan ikhlas tanpa paksaan antara ibu dan si anak, tanpa tipuan atau bujuk rayuan dan lain sebagainya. Nah persepsi gw tentang wwl ini bukan kapan kita sukses berhenti menyusui tapi bagaimana cara kita agar proses menyusui yang sangat indah ini juga bakal berakhir dengan indah.

Iya harus indah, soalnya masa-masa awal menyusui abel aja perjuangan banget lho, bolak balik konselor laktasi ya ke hermina ya ke Carolus lah, belom lagi babyblues syndrome, masuk rumah sakit karena nipple pore dan demam tinggi, puting sobek, pecah berdarah , belum lagi bingung puting (nursing strike) sampai alergi dengan jenis makanan tertentu, tentu saja membuat masa menyusui adalah masa yang paling spesial dan indah bagi setiap ibu karena perjuangannya masing-masing. Masa dimana bisa mendekap erat tubuh mungil yang skrg udah beranjak besar, skin to skin moment ya pas menyusui ini,, galauu deh pas usia abel menjelang 2 tahun. Baca sana sini tentang sharing ibu-ibu bagaimana proses wwl mereka, ada yang di takut-takuti dengan lisptik lah, di oles balsam lah, dikasih jamu-jamu bahkan sampe ada ber akting kalau nenen mamanya sakit dengan kasih betadine dan perban hahahaha tapi semua itu adalah proses setiap ibu dan gw sangat menghargai usahanya yang luar biasa itu. Dan survei membuktikan kalau proses wwl itu ibarat kembali ke jaman Babyblues. Ini sebetulnya yang gw takutkan, dulu gw berjuang mati-matian biar anak mau menyusi sekarang harus usaha lagi untuk buat dia lupa sama menyusui.

Saat itu usia abel udah pas 2 tahun (2014) Gak kepikiran sama sekali abel bakal gw sapih di usia berapa, dengan cara apa, pake affirmasi apa dan lain sebagainya. Semua serba mengalir begitu aja, persis kayak judulnya menyapih dengan cinta,, ciaaaelaah. Jadi pas akhir tahun 2014 itu suami lagi jatuh sakit, bener-bener seminggu full bedrest, gw pun harus ambil cuti waktu itu. Bolak balik ke rs dll. Abel gw pasrahin titip ke nyokap, dari pagi sampe malem full ngurus suami, ketemu main sama abel ya cuma malem doang, nah pas saat seperti itu lah abel mulai lupa sama yang namanya "nenen". Gw pikir sekalian aja deh di sapih, mumpung lupa kan yaa. Seminggu berselang frekuensi menyusui abel makin berkurang, jadi cuma malam aja. tapi itupun gak gw tawarin, karena dia udah cranky banget *mulai nyerah*, akhirnya gw keluarin juga tuh jimat sakti madra guna hahaha *fix kalah sama jeritan abel* , langsung diem trus tidur beberapa detik kemudian, sakti kan??. proses nya gak sebentar, lumayan lama, 1 bulanan lah sampai dia bener-bener lupa sama menyusui. sampai ketika gw kasih liat dia bilang " nggak mau ah,, hiii" *muka geli* .  Trus gak ada trik khusus atau affirmasi andalan nih? ada tapi gak intens karena gak direncanakan jadi bablas nerusin kelupaannya abel sama si nenen.ada beberapa tips berdasarkan pengalaman gw pribadi ya..
  1. Kompakin suara, sebelumnya kudu kongkalikong dulu sama orang rumah khususnya suami buat kerja sama. Nanny atau kakek nenek dan tante, kalau memang saat ini sedang dalam proses penyapihan.
  2. Ajak main dan ngemil yang banyak. karena kalau udah kenyang dan capek biasanya anak langsung tidur di puk-puk sekali udah pules. nah kalau sudah bisa minum UHT lebih baik.
  3. Kerja sama dengan suami. Sebenernya sih ini yang paling utama, karena dalam proses menyapih terberat adalah pas malam hari, dimana biasanya kesaktian jimat alias nenen ini lah yang bikin si anak tidur cepet dan terbebebas dari rewel, tapi mudah-mudahan dengan adanya peran ayah bisa gantian ngelonin si anak, entah baca buku cerita, atau ajak main supaya bener-bener lupa.
  4. Sounding affirmasi positif, kalau si anak sudah besar dan si nenen hanya untuk adik bayi. ini lah affirmasi yang gw bilang, ucapkan kalimat affirmasi positif berkali-kali. bagusnya sih pas di awal-awal dia tidur dan pas proses menyusui.
  5. Kalo dia keingat dan minta, jangan di tolak. Menurut gw ketika kita larang dia untuk nenen malah nangis menjadi-jadi. tetep aja dikasih sekalian juga dimanfaatkan untuk kasih affirmasi kan bisa juga. Pelan-pelan tapi pasti, maksudnya jangan langsung di stop, tapi kurangi frekuensinya bertahap. Misal pagi saja atau malam saja, atau sehari max 2 kali saja lama-lama jadi 1 kali dst.
  6. Konsisten. kalo ini niat dari emaknya yah. pastinya kalo udah niat mau nyapih ya jangan setengah setengah dan jangan pakai target waktu menurut gw. Nanti malah stress sendiri. Berapa lama pun prosesnya jalanin aja nikmatin aja. Ada yang seminggu udah lupa, sebulan, bahkan berbulan-bulan baru berhasil. Karena kalo udah beneran lupa, justru malah bikin emaknya galau kangen mau balik lagi ke moment menyusui.. :)
Sekian dulu sharing wwl nya, oiya Abel lulus dari proses sapih pas di usia 2 Tahun 2 bulan. Mudah-mudahan bermanfaat untuk yang mau nyapih anaknya. Selamat bergalau ria .. 


Regards,

Errika
        


Sabtu, 26 Desember 2015

The Moscow Circus di TMII

Memasuki penguhujung tahun 2015, sudah di pastikan menjadi moment yang paling di tunggu oleh keluarga karena libur panjangnya, banyak tempat wisata yang menyuguhkan berbagai pilihan arena bermain untuk keluarga, mall-mall pun gak kalah heboh. Nah berhubung rumah kita di taman mini jadi ya buat menghemat waktu tanpa macet berjam-jam, di TMII menyuguhkan The Moscow Sircus dengan Tema Holiday in Sircus Town untuk menyambut Natal dan Tahun Baru 2016 selama 16 hari dari tanggal 19 Desember 2015 sampai 3 Januari 2016.


Sircus di adakan di Theater Bhinneka Tunggal Ika (TBTI), teaternya cukup besar dan pertunjukannya di adakan di atas panggung. Ini pertama kalinya Abel nonton Sircus, sebelumnya tau sircus itu ya hanya dari fim Masha and the bear saja. Hari itu (18 Des 2015) seperti bisa gw masuk kantor, sebelumnya sudah santer terdengar kalau hari ini ada premiere The Morcow Circus dan karyawan TMII boleh nonton juga (free) dengan syarat membawa ID card dan ternyata boleh bawa anak / keluarga. wahh gak pikir panjang langsung cuss kerumah jemput abel sama adik-adik gw ihiiiy.

Kalau di lihat dari segi harga sih, menurut gw ini cukup dibilang terjangkau untuk kelas Sircus Internsional sekelas  Moscow Circus. HTM berkisar antara 110rb-300rb/org per 1 sesi pertunjukan. Dimana 1 pertunjukan durasinya kurang lebih 90 menit. Bagi pengguna kartu BCA ada diskon 15 % loh. Lumayan kan. Tiket bisa beli di loket langsung atau secara online.

Jalan menuju Theater Bhinneka Tunggal Ika

Antrian Masuk teater 

Pas datang ke lokasi, ternyata antrian sudah mulai penuh, ya tentunya sama teman-teman kantor sendiri beserta keluarganya. Kita masuk antrian pukul 14.30 dan Pertunjukan dimulai pukul 15.00.  Disana ada atraksi Russian Clown (badut rusia), Foot Juggler (melempar-lempat benda menggunakan kaki), lalu aksi Contortionis (melipat lipat tubuh) nah ini nih yang paling seru karena pemainnya masih kecil bikin penonton teriak-teriak, atraksi Costume Quick Change yang mencengangkan dimana si pemain bisa berganti sekitar 10 lebih jenis pakaian dengan kecepatan sekian detik,, waaw. Sampai aksi om-om rusia di Wall Trampoline Acts dan Aerial Acts yang bikin jantung mau copot. Abel juga tepuk tangan terus selama pertunjukan. Dan bisa ketebak dia "Nanya-nanya terus" mode aktif selama pertunjukan , nanya semua yang dilakuin sama si om dan tante bule itu hehe. "Awas tante jatoh" "ya awooh serem" "om jangan naik-naik, nanti copot" pokoknya ribet banget dia karena menurut dia ini kasi berbahaya ahhahah.
Didalam Theater



Mata udah 5 watt


Alhamdulilah dapat tempat duduk yang view nya oke. Kami akui karena keterbatasan tempat sudah dipastikan tidak ada animal show nya .. yahhh sedih banget deh abel. padahal dia kepengen banget liat harimau atau gajah atraksi seperti sirkus yang ada di youtube.  tapi lumayan lah terhibur karena di sela-sela pertunjukan ada atraksi badut lucu (russian clown) yang interaktif sama penonton jadi anak-anak tidak bosan lihat atraksi para tante-tante dan om-om bule gelantungan dan gelayutan di atas tiang. overall sih pertunjukannya seru untuk kami yang baru pertama kali nonton sircus. Tapii untuk anak-anak (khususnya anak gw) durasi 90 menit terlalu lama sih apalagi gak ada animal show yang menegangkan itu bikin abel jadi agak ngantuk di 15 menit terakhir. Memang awalnya udah ngantuk sih, karena pergi nonton sircus di jam tidur siangnya dia. Oiya di Lobby teater ada Photo Booth bertema circus latarnya gajah lumayan bisa foto-foto disana.

Photo Booth di Lobby Theater

Ada sedikit tips buat parents yang mau nonton the morcow sircus di TMII
1. Karena tempatnya di teater setengah terbuka setengah tertutup pakai kaos yang menyerap keringat, karena pada dasanya tempat ini tidak ada AC nya. dan cukup bikin gerah. Kebetulan pas kami nonton sedang hujan lebat jadi udaranya mendayu-dayu adem. kalo perlu bawa kipas kecil (kayak gw).
2. Jangan pilih kursi di samping selasar teater karena pemain sircus fokus bermain di depan panggung, sayang aja udah beli tiket dan antri panjang tapi gak puas nontonnya.
3. Bawa snack atau minuman (kalau di perbolehkan) karena durasi lama anak-anak pasti lapar atau haus. didepan teater banyak stand-stand makanan ringan spt mie gelas , sosis bakar dll dan minuman kok jd aman lah.

Sekian dulu ya life report tentang sircus nya. yukk liburan ke TMII ... (tetetup promosi yee mak.. ) 


Regards,

Errika












Drama Breastpums

Mendekati masuk waktu kerja setelah cuti melahirkan, drama masih berlangsung. Drama breastpump. Yup breastpump atau pompa asi menjadi salah satu topik yg paling gw cari ketika galau mencari breastpum yg cocok waktu itu. Selama ini (ketika masih cuti) gw pake breastpump merek chicco manual, lalu unimom mezo manual dan medela mini electrik. Ini review dan drama yg terjadi..


1. Chicco Manual Breastpump. 
Waktu usia kandungan 8bln udh mulai cari breastpump. Breastpump yg di incer saat itu adalah merek medela harmoni. Mesen dan cari2 ke toko bayi terdekat udah.tp emg dr distributornya kosong. Sampe akhirnya nyari di toko audrey cemas pun tetep kosong. Ehh akhirnya ibu mertua beliin merek chicco ini. Harganya sama persis sama si harmoni. 



Plus : 
1. Corong nya pas di pyd. Kalau tanpa karet asinya malah gak tumpah. 
2. Tempat keluar asi dari pompa bukan pake membran spt medela. Tp dr karet biasa. Jd ga takut sobek. cuma memang kadang suka terlepas kalo nggak ngepas masangnya.
3. Ada konektor untuk mulut botol. Jadi bisa pake botol yg wide neck (botol besar) bs pake yg ukuran botol standar.
4. Ada pengaturan level daya hisap. Slow, medium, fast.



Minus:
1. Pompanya gede bangeeet. Untuk yg telapak tanganny kecil kayak gw, rada nyiksa juga kl pump sejam lebih. Bikin tangan perih.
2. Tuasnya keras. Yuhuuu mesti pake 2 tangan biar mompanya cepet.
3. Lempengan besi antara tuas dan pompa nya gampang patah. Terbukti udah 2 kali ganti besinya.. (terlalu bersemangat kayaknya gw .-.)
4. Karet untuk corongnya longgar bgt. Kalo maksain pake karet di corong asinya malah meleber kemana-mana.. 
5. Karena manual ya jelas waktu pump jauh lebih lama. 
6. Daya hisap kurang kenceng. Kecuali lepas karet yg di corongnya. Itupun kl pake dua tangan di tuas.
7. Capek bin pegel ciinn..

Tapi ya karna gak punya pompaan lain. Chicco ini benar-benar maksimal gw pakai. Dan lumayan membantu gw pas lagi kondisi kritis asi di awal kelahiran abel.


2. Unimon mezoo manual 
Waktu lempengan besi di tuas chicco patah untuk yang ke dua kalinya, Dengan sangat terpaksa harus masuk ke bengkel lagi. Huuh prosesnya lama. Kata salesnya kurleb 2 minggu. Tp kenyataanya 1 bulanan. Huiiih kebayang dong sebulan ga ada si breastpump. Krn proses pumping harus terus jalan. Akhirnya gw belajarlah teknik marmet (memerah pake tangan) jelassss hasil perahan berkurang drastis. Emang karena belum biasa dan tekniknya juga masih belum pas. Tp lama2 udah tau celahnya dan hasilnya sama kayak pake breastpump. Malah kadang lebih banyak. Biasa pk breastpump 150cc. Kl marmet bisa 180-200 cc.. hehee itu kalo lagi mood bagus yah. Ehh ngga ada angin ga ada ujan tau-tau dapet rejeki. Ada yang ngadoin breastpump. Mereknya unimom mezo manual. Ya wlpn dapetnya manual lagi tapi gw berharap kali ini nggak se "gempor" si chicco kemaren. Huuuh senengnya bukan main deh pokoknya. Disaat lagi butuh banget breastpump untuk kejar stok asip. Oke ini plus minusnya..

Plus (+) : 
1. Ukuran pompanya kecil banget, jadi kalo ke kantor gak perlu bawa cooler bag segede bagong. 
2. Ringan banget, soalnya terbuat dari full plastik.
3. tuasnya lembut. jadi nggak gempor mesti pake 2 tangan wkwkwkw
4. nggak berisik. hening bin sepi deh kalo pumping pake si mezoo ini hihi.

Minus :
1. Gak ada pengaturan daya hisapnya.
2. daya hisapnya lemaaah banget, jujur kalo abis pump pake ini pyd harus di kosongin lagi pake marmet (pake tangan). ribet bukan? 
3. Nggak ada konektor untuk botol ukuran lain. jadi ya cuma bisa pk botol yang ukulan mulut botolnya standar.
4. karet bagian atas tuasnya ini, sering banget kemasukan asi ketika LDR tiba, kalo asi masuk ke karet ini, daya hisap makin lemah. jadi beberapa menit pump harus jeda untuk bersihin asi yang masuk ke lubang karet atas. biasanya gw lap pake tissue.
6. karet untuk di corongnya cepet melar, baru di streril 1 kali, udah gak bisa ngepas sama corongnya.. huuuuh.

tapi overall mezoo cukup membantu gw pas awal-awal masuk kerja. karena pump ini manual jadi gw bisa pump dimana aja. di kantor emang gak ada ruang khusus apalagi nursing room. jadi gak perlu pusing sama colokan listrik. cukup di toilet (not recomended) atau pake nursing cover kl udah darurat.

3.Medela Mini Electric

Setelah huru hara pump dengan breastpump manual. kayaknya bakalan lebih praktis kalo punya yang elektrik. khususnya sih dalam hal waktu pompa , di kantor, gw bisa pump 3-4 kali. banyak banget? iya soalnya emang banyak waktu luang. tiap low kerjaan gw selalu pump. nah kalo sering pump gini sangat amat tidak efektif kalo tiap pump gw menghabiskan waktu 1 jam buat 1 sesi pump. hueeeeh bisa-bisa dikantor kerjaan gw cuma pump doang kkkkk. akhirnya pilihan jatuh ke si medela minel yang imut-imut kayak marmut.. ini dia suka-dukanya :D

Plus (+) :
1. Karena elektrik. ya waktu pump jauh lebih cepet pastinya.
2. Hemat Tenaga, soalnya di sedotin ama mesin kkkkk.
3. Bentuknya mini, jadi gampang masuk tas.
4. Ada pengaturan level daya hisap. lemah, sedang, kuat
5. Daya hisap cukup kuat, terutama kalau pake adaptor langsung.
6. Hampir sama dengan breastpump lain, punya dudukan untuk botolnya.
7. kalau nggak bawa batere, atau batere habis, atau mau hemat batere, bisa langsung nyolok adaptor aja tanpa harus di isi batere.
8. Corong medela ada beberapa ukuran, pas belinya sih dapet yang ukuran standar, tapi bisa beli ukuran lain di medela store.
9. Karena ini merek cukup ternama, jadi sparepartnya mudah didapet. store resmi di jakarta juga ada. jd gak perlu melalui si sales atau si toko tempat kita beli. bs langsung dateng selama masih nyimpen kartu garansi resmi.

Minus (-):
1. Berisik, suaranya mirip kayak mesin pemotong rumput.. ahahaha, kalo lagi pump, orang yang lewat dari luar pasti denger suara si minel ini.
2. Saluran ASI yang keluar dari pompa menuju botol pake membran tipis, harus hati2 banget treatment nya soalnya gampang sobek dan copot.
3. harus bawa batere cadangan full kemana-mana. soalnya colokan listrik nggak selalu ada. trus gmn kalo mati lampu, atau harus pump di tempat lain.
4. kalo pump pake batere aja daya hisapnya kurang kuat, jauh beda kalo colok pake adaptor. mungkin pengaruh isi dari batere juga sih, kalo baterenya baru di isi full daya hisapnya lumayan lah.
5.banyak part2 kecil yang harus hati2. pas nyopotin mau di steril jadi harus benar-benar hati hati.



Persiapan MPASI Abel

Ini postingan udah hampir bulukan kali yah haha. eniwey persiapan MPASI abel sebetulnya udah gw persiapkan dari jauh-jauh hari sebelum abel waktunya makan tepatnya dari abel usia 3 bulan, gw udah mulai rempong cari-cari informasi trus compare sana sini, jangan sampe laper mata kebeli ini itu, nanya kanan kiri , dari mulai ikut forum HHBF (Home Healthy Baby Food),MPASI rumahan,  trus akun2 lain tentang MPASI rumahan, searching resep untuk 6-12 bulan, beli buku di gramed sampe ikutan seminar kilat dari Aimi Asi ttg MPASI. Nah sebelumnya gw mau kasih tau dulu peralatan tempur untuk MPASI rumahan si abel.

Supaya gak mubadzir dan buang2 uang, akhirnya gw memberdayakan semua peralatan memasak yang ada di dapur, gak perlu beli khusus untuk semua alat, karena di dapur udah ada, oiya hasil pemberian alias kado pasca melahirkan pun ternyata banyak yang baru bisa digunakan ketika MPASI loh. lumayan hampir 50% peralatan tempur udah dapet dari hasil kado,, horeee makasi yang udah ngadoin ya, bermanfaat sekali. *cium* intinya gw gak mau ekstra lebay beli yang mahal tp memang kepake cuma 6 bulan, karena makin besar si anak makanannya sudah makanan keluarga. jadi yang dipake juga udah peralatan dapur sesungguhnya :D

Peralatan tempur persiapan MPASI rumahan ala mama abel :p

1. Feeding Set


untuk feedding set gw gak beli sama sekali, dapet dari kado. hehe.. berguna banget sampe si anak toddler. sekarang abel udah minum dari gelas yang ujungnya sedotan,, semua stuff udah kepake semua nih. 

2. Sauce pan dengan tutup kaca

Nah ini dia si panci serbaguna, ngebubur dan ngetim disini semua. Ini sih udah ada didapur, panci buat masak mie juga bisa kok, asal bertutup ya, dan kalo bisa di pisah antara panci buat bayi dan panci untuk masak2 makanan keluarga lain.
gw memang gak pake slow cooker untuk memasak makanan abel, semua gw lakukan dengan si panci serbaguna ini dan si panci pengukus.. gw kerjain pagi hari, sebelum berangkat kerja, kira2 pukul 5 pagi dan beres sekitar pukul setengah 7. sebetulnya gw punya multi cooker hadiah kado pernikahan dari teman, tapi kecilnya gak ketulungan hahaha, cuma buat bubur sekali makan kali ya,walaupun proses memasaknya gak se lama slow cooker tp tetep aja nggak praktis (menurut gw), gimana kalo slowcooker ya *ngebayangin* udah mana kecil betil, memang kl pake sc masaknya harus dari malem (namanya juga slow), tapi untuk seorang gw, gak mungkin untuk masak malem2 dan ninggalin panci dalam keadaan nyolok, takut ada yang gak matang ujung2nya masak dua kali. hihihi. bandingin kalo ngebubur di sauce pan yang cuma kurleb 45 menit :p


ini dia penampakan multi cooker hadiah kado perkawinan, masih rapet tersimpan :p 


3. food maker

Food maker gunanya buat bikin makanan secara manual, disana lengkap ada, parutan , saringan, cawannya, serta pemeras jeruk, sejauh ini semua stuff yang ada disini hampir kepake semua kecuali yang ulekan kayu. gunanya sih buat menghaluskan kalau gak ada blender. tapi masih ada jalan menuju roma kalesss, ngulek pake tongkat kecil gitu kapan alusnya buk, hihihi bisa dilumatkan pake sendok atau bisa pake grinder yang lebih canggih lagi.. hehe. hoiyah foodmaker pigeon ini juga gw nggak beli, lagi lagi dapet dari kado hohooho.

4. Panci untuk mengukus

semua bahan makanan abel di kukus di panci ini. ini emang udah tersedia di dapur jadi tinggal pake, sukur2 bisa punya yang bertingkat gini jadi bisa ngukus ikan2an dan sayur2an bersamaan. ringkes.

5. Blender



Kalo blender sih, siapa yang nggak punya ya, ini berfungsi banget apalagi dalam tahap awal2 mpasi, hampir semua makanan di blender. jus, pure dsb. kalo untuk blender wlpn udah punya di rumah, tapi untuk tempat kacanya itu kalau bisa di khususkan untuk si bayi, kan kalo nyampur sama blenderan cabe kasian juga hihihii.





6. saringan santan (jaringan halus) dan Saringan kawat (jaring kasar)



kalo yang ini gak perlu di jelasin lagi ya fungsinya, ya pasti buat nyaring, namanya juga saringan hihi. trus kenapa dibedain ka antara jaring halus sama jaring kawat? begini, pas awal2 mpasi kan makanan si bayi masih berbentuk bubur lembut cenderung cair, jadi untuk mendapatkan tekstur lebut tidak berampas ya pake yg saringan santen. kalo sudah mulai bertekstur agak kental bisa pakai yang jaring kawat. besar lobangnya kan keliatan jelas beda yah. gak perlu nyari jauh2 sampe ke ace hardware, di tukang perabot 10rb tiga juga numpuk iihihi.




7. Botol sendok dan squirt



Ini salah satu stuff andalan pas awal MPASI, ringkes, bubur saring, jus, sari buah semua masuk sini, khususnya kalo lagi pergi ke mall atau keluar rumah, gak perlu ribet megang mangkok dan sendok, tinggal pencet.. si ujung sendoknya juga lembut dan lentur jadi aman kalau di gigit si bayi. oiya squirt ini ga ada tutupnya kalo ngga salah. jadi agak repot kl pas makan di luar rumah (traveling) gak langsung habis. tapi kalo botol sendok kayak pigeon atau puku dsb kn ada tutupnya, jadi kl gak langsung habis bisa di amankan dulu. di seluruh toko bayi pasti jual ini. gampang bgt nyarinya. 

ini squirt nya dari boon squirt, harganya antara 90-150



Botol sendok bertutup, ini lebih aman. harganya 25-50an

9. Food container



Semua udah tau fungsi ini, buat naruh makanan, baik makanan yang sudah jadi atau mau di simpen di kulkas, tentunya yang anti tumpah ya, apalagi awal2 makanan si bayi bentuknya masih cair. jadi kalo di bawa traveling aman. gw pake berbagai merek, dari tupperware, ikea dan lock n lock. 



10. Talenan kecil, pisau.


kalau bisa untuk si bayi, jangan lupa di pisahkan ya untuk pisau dan talenannya.




12. pengaduk nasi dan centong
13. feeding spoon n dish


13. Sassy teething feeder




ini fungsinya untuk makan finger food, baik buah potong atau sayuran rebus, ini juga dapet dari kado sih hihihi tapi pada akhirnya abel nggak mau pake ini, baru pertama kali nyoba udah ueeek alias eneg, ya kayak kita aja deh ngisep kain walaupun ada rasanya tetep aja gak nyaman, dia malah lebih seneng makan buahnya langsung, tanpa media apaapun, justru malah lebih bagus katanya, belajar blw atau baby lead weaning, masukin makanan ke mulutnya langsung, trus di gigit dan dikunyah. banyak yg bilang takut kesedak karena kegedan gigitnya, tapi kalau di biasakan lama2 sibayi pinter ngatur porsi gigitannya dan ngunyah lebih lama untuk bisa ditelan :) kalau awal2 makan sebaiknya di awasi, makanannya di arahkan oleh kita, jadi besar kecilnya gigitan bisa di liat.

14. dish dryer (penaruh peralatan makan)

ini mereknya beragam, ada yg murah ada yang mahal. tinggal pilih. oiya ini juga bisa pake rak piring kecil yang biasa kok, cuma berhubung dirumah gw orangnya banyak, jadi barang-barang abel banyak yg berceceran disana sini. kalo bertutup gini kayaknya lebih aman.


15. Slaber


istilah kita namanya celemek, sebetullnya ini juga hasil kado, dan jujur gw gak beli sama sekali untuk slaber, soalnya kalo dirumah gw pake popok bekas abel bayi hihihi,, kalo mau keluar rumah baru deh pake slaber yang bergambar karakter gitu.



16. kumpulan resep.



Resep-resep ini adalah bagian yang paling duluan gw kumpulin pas persiapan MPASI abel, mulai dari download sana sini, trus beli buku di gramed, sampe dapet lungsuran dari tante hehehe.. oiya kalau menu abel gw sengaja gak bikin per bulan kayak di grup2 itu, jadi gw cukup kumpulin resep di bagi per bulannya, jadi tiap minggu kita tinggal liat mau bikin apa, trus baru deh cari bahannya, kalo udah dapet bahannya baru di list. karena nggak semua bahan yang ada diresep itu di jual di supermarket, ada yang mesti nyari di pasar tradisional bahkan beli online.

nah kalau gw modelnya belanja seminggu sekali, karena buah dan sayuran kan gak mungkin terlalu lama dikulkas, bisa layu dan kempos :)) sesekali intip rsep buat panduan beli sayuran, kadang beli di supermarket atau di tukan sayur biasa, jadi bikin list menu makanan sesuai sama bahan makanan yangg ada, gak terpaku sama resep yang udah di list secara keseluruhan. 

makin kesini makim males bikin list menu mingguan, hahaha jadi tiap malem sebelum tidur gw ubek2 kulkas ada bahan apa aja, nah besok pagi tinggal diolah deh sesuai yang ada di dalem kulkas hihihi. jadi kalo belanja ya belanja aja se adanya di pasar atau di carefour. ntr tinggal intip resep yang bahannya tersedia di kulkas, beres :))
beberapa buku yang di beli di gramed :









nah kalo yang ini hasil dari download sana sini dan ngutip dari grup mpasi rumahan.:





17. doidy cup


Gelas ini fungsinya untuk latihan minum si bayi biar bisa minum pake gelas, dilihat dari designnya gelasnya dibuat miring jadi keliatan mocongnya miring kedepan heheh karne miring itulah jadi si bayi gak perlu melongokkan kepalanya, trus kepalanya gak pelu maju mundur segala, kan ada gagangnya tuh itu juga biar si bayi bisa pegang gelasnya sendiri, kan sebetulnya dari usia 3 bulan bayi tuh udah bisa pegang gelas bergagang sendiri, nah setelah 6 bulan harus dilatih minum pake cangkir atau gelas. katanya sih pake doidy cup ini juga bisa di gunakan sebagai terapi bicara loh, dan juga memudahkan untuk disapih nantinya karena menggunakan gelas dapat mengontrol bibir dan lidah anak serta menentukan kcepatan dan kuantitas air yang dia butuhkan si bayi sendiri.


18. Parutan




19. Grinder
Grinder ini ibarat hand blender manual, bentuknya kecil praktis dibersihkan. benda in pas banget buat di pake traveling loh, untuk bikin pure dan jus dalan jumlah sedikit. kalo pake blender kan kayaknya males tuh bersihin secara jus atau pure yg dibikin cuma secomot atau sekali makan, nah alat ini cocok banget untuk bikin dalam jumlah sedikit. 

20. Kursi makan.




Oiyaa seharusnya posting ini gw taro di atas ya, hahaha. Tanda-tanda  anak siap makan itu adalah, 1. sudah bisa duduk dengan tegak, 2. kalau melihat orang makan dia kecap kecap 3. terlihat kelaparan. jadi intinya kalau makan itu ya harus duduk, secara teori duduk itu di kursi makan, tapi kalau gak ada kursi makan gimana? ya boleh duduk di mana aja, bisa di tempat duduk yang lain, di playmat nya dia, di karpet, ya yang penting duduk kan.. ehehe. pas awal mpasi abel gw udah cari-cari beberpa highchair untuk abel, sempat survei ke itc kuningan dan ternyata unit yang di incar lagi kosong, karena emang itu barang model lama. searching sana sini ternyata itu barang ada di mangga dua, duuuh jauh aja, karna waktunya mepet, ya udah pake dulu deh se adanya. daaan keterusan hihihi, abelnya seneng banget makan di bouncher, trus sempat mau sewa dan trial dulu, lucky me abel gak betah duduk di HC ahahah, ya udah deh sampe 8 bln abel makan bouncher dilanjutin makan di karpet setelah bisa duduk sendiri trus makan duduk di sepedanya deh.. 

21. Tempat naruh kaldu. 

Kalo ini bisa pake cube yang ada di online shop itu, tapi kalo gw awalnya pake cetakan es bertutup kayak gini, karena intensitas pake kaldu masih jarang, lama-lama karna sering pake kaldu dan bikinnya se panci, atas ide ni neneknya abel di taro di plastik kiloan aja hahaha, ati2 ketuker sama es batu ya.




Segini dulu edisi persiapannya, lanjut di MPASI perdana abel ya .. 

Regards

Errika